Jumat, 21 Juni 2013

Cara budidaya Jahe Merah pola HCS

BUDIDAYA JAHE MERAH SUPER

Jahe merah banyak manfaatnya, selain itu harganya yang lumayan mahal. banyak diantara mitra HCS yang menanam tanaman jenis ini.
Syarat keberhasilan BUDIDAYA JAHE MERAH SUPER adalah memakai Bhokasi dan SOT (Suplemen Organik Tanaman). Jika menggunakan menanam pola biasa maka satu ruas bibit jahe hanya berkembang menjadi 2 kg, sedangkan dengan pola ini bisa menjadi 10-20 kilogram. Tentunya dengan bokhasi dan SOT dan perawatan yang bagus.

Perbandingan bokasi : tanah adalah 1:1
Tiap polybag diisi 15 cm
Waktu budidaya jahe super cukup 8-12 bulan
Misal memiliki 100 polybag

Modal:
Tunas jahe 100 ruas x Rp 500 Rp 50.000
Polibag 100 x Rp 1.000 Rp 100.000
Tanah dan bokasi Rp 0 GRATIS
SOT 1 botol Rp 35.000 (harga mitra hcs)
Jumlah = Rp185.000
Hasil 8-10 bulan kemudian
Panen 100 polibag x 10 kg x Rp 28.000 Rp 28.000.000

Lumayan bukan per 12 bulan.

Catatan :
Harga panen adalah untuk jahe merah super, Rp 28.000 di tahun 2012. Silahkan googling harga terkini
Pilihlah bibit tunas jahe yang bagus tanpa cacat. lebih baik cari yang langsung dari kebun
Juallah jahe saat harga sedang naik, biasanya di musim kemarau.
Perawatan berkala:
Secara berkala perlu ditambah bhokasi dan disiram dengan larutan SOC

TANAM JAHE KEUNTUNGAN TIDAK SEPELE...
Memilih tanaman budidaya yang tepat memang sangat berpengaruh pada hasil dan keuntungan yang akan didapat, namun jika terlalu lama memilih tanaman yang tepat maka keuntungan yang diharap akan tertunda karena musim, dan harga biasanya terkait, dimana musim yang kurang mendukung harga komoditas tertentu mencapai harga tertinggi, dan sebaliknya saat musim baik dan banyak orang berbudidaya biasanya hargapun juga turun hal ini sesuai dengan hukum ekonomi. Untuk mencegah hal itu terjadi, maka petani tak perlu tunggu musim atau rame-rame menanam, sehingga tidak lagi terjadi "panen massal", dengan demikian tak perlu terjadi penurunan harga dikarenakan terlalu banyak stok dan menurunnya jumlah permintaan.

Kita tentukan saja pilihan kita kali ini pada tanaman budidaya Jahe Merah. Tanaman ini tak terlalu sulit dalam berbudidayanya. Cukup di sela-sela tanaman pokok (sengon, kopi, atau tanaman buah-buahan), Media tanam bisa menggunakan Karung / Glangsing / Polybag yang telah diisi Bokashi dan tanah dengan perbandingan 1: 3. Pengisian media tanam awalnya hanya perlu diisi setinggi sekitar 15 cm.
Sebagai pertimbangan nilai ekonomi Polybag yang diisi 2 - 3 tunas bibit Jahe seharga Rp. 500, - dalam waktu 8 - 10 bulan bisa berkembang menjadi 20 kg. (Jika menggunakan cara konvensional, estimasi 1 rumpon hanya kisaran 2 kg). Misalnya estimasi harga ± Rp 25.000 - Rp. 40.000, maka per polybag dapat menghasilkan Rp. 500.000, - sampai Rp.800.000, -. Jika Anda memiliki 100 polybag saja maka estimasi Hasil kotor yang Anda peroleh adalah Rp. 50.000.000, - sampai Rp.80.000.000, - Sebuah keuntungan yang sangat fantastis bukan ...??? Itulah potensi keuntungan yang bisa kita dapatkan, tentu dengan POLA HCS, bukan Pola Konvensional.

Dengan perawatan sangat sederhana yakni pemupukan berkala dengan Bokashi dan SOT HCS yang dikocorkan maupun disemprot pada bibit yang ditanam, penyemprotan dan pengocoran SOT hanya perlu dilakukan 2 minggu sekali dan penambahan Bokashi dilakukan seiring pertumbuhan tunas sampai Polybag terisi dengan ketinggian 80%. Setelah Polybag terisi Tanah dan Bokashi, maka yang dilakukan tinggal perawatan sampai panen, antara 8 - 10 bulan.
Dan seandainya semua mau bergerak memanfaatkan tanah kosong, di pot-pot, polybag, atau pekarangan kita yang tersisa, meskipun tak begitu luas seperti program pemerintah 'Apotik Hidup' beberapa tahun lalu, maka desa tempat kita tinggalpun akan mampu swasembada Jahe, bahkan tak menutup kemungkinan menembus pasar dunia.

PEMBIBITAN:
Untuk bibit jahe yang sudah siap tanam / atau yang sudah bertunas skitar 5-10 cm, namun jika susah mendapatkan bibit tunas kita bisa menyemai sendiri bibit jahe yang akan ditanam. Ada beberapa teknik penyemaian.Disini saya bahas salah satunya saja yaitu penyemaian jahe dalam kotak kayu.

Rimpang jahe yang baru dipanen dijemur sementara (tidak sampai kering), kemudian disimpan sekitar 1-1,5 bulan. Patahkan rimpang tersebut dengan tangan dimana setiap potongan memiliki 3-5 mata tunas dan dijemur ulang 1/2-1 hari. Selanjutnya sebelum ditaburkan bibit harus dibebaskan dari virus penyakit dengan cara potongan bakal bibit tersebut dikemas ke dalam karung lalu dicelupkan dalam larutan PHEFOC selama 15 menit lalu keringkan. (Larutkan 1 tutup PHEFOC ke dalam 14 liter air, tambahkan 2 sendok makan gula pasir, diamkan selama 15 menit, larutan PHEFOC telah siap untuk digunakan).

Rendam kembali dengan zat pengatur tumbuh SOT sekitar 6 jam.(Larutkan 5 tutup SOT dengan 14 liter air, tambahkan 2-3 sendok makan gula pasir, diamkan terlebih dahulu selama 15 menit), larutan siap digunakan. Setelah perendaman lalu tiriskan sampe kering. Benih sudah siap disemaikan.
Lakukan cara penyemaian dengan kotak kayu sebagai berikut: isi kotak kayu dengan tanah + bokashi 3:1 lalu benamkan rimpang jahe tutup dgn tanh / daun kering tipis-tipis, rawat dengan menyirami 2x sehari.Setelah 2-4 minggu lagi, bibit jahe tersebut sudah siap dipindah ke karung / polibag / keranjang tanam

PENANAMAN
siapkan alat dan bahan:
- cangkul / sekop (untuk mengaduk)
- Karung / polibag / keranjang (pakai yg bekas)
- ember
- bokashi
- tanah
Ambil rimpang jahe dari kotak penyemaian kemudian patah-patahkan dengan tangan rimpang jahe tersebut menjadi 2 - 3 ruas, dimana 1 ruasnya ada minimal 2 mata tunas.
Lalu buat campuran antara tanah dan bokashi dengan perbandingan 3:1.Masukkan campuran tanah dan bokashi ke dalam karung / polibag / keranjang dengan ketinggian sekitar 15cm, jika menggunakan media karung sesuaikan terlebih dahulu tinggi karung dengan cara menekuk bagian atas karung seperti gambar paling atas agar ketinggian sesuai.
kemudian masukan tunas bibit jahenya, (satu karung bisa diisi sekitar 3-4 titik tanam untuk hasil yang maksimal)
Setelah selesai penanaman keseluruhan siram dengan air. Selama sekitar seminggu lakukan penyiraman rutin pagi dan sore agar tunas tidak layu / kering.

PERAWATAN / PEMUPUKAN
Sirami tiap hari minimal sehari sekali, tapi jika cuaca panas atau musim kemarau sebaiknya siram 2 x sehari.
sekitar usia 2-4 minggu lakukan pengocoran dengan fermentasi SOT .
(SOT 5 tutup, Gula 3 sendok makan, Urine 2 liter, Feses 2 liter, difermentasi 24 jam). setelah fermentasi jadi campur dengan 15 liter air lalu gunakan untuk mengocor / menyiram.
Lakukan penyemprotan dengan SOT dan PHEFOC secara bergantian dengan interval 2minggu-4 minggu sekali.
(bahan untuk menyemprot SOT / PHEFOC 5 tutup, Gula 3sendok, bisa ditambah urine 0,5 liter fermentasi 24jam) kemudian campur air 1 tangki dan siap disemprotkan.

Lakukan pengurukan kembali dengan tanah + bokashi (3:1) pada usia 2-3 bulan atau jika terlihat rimpang jahe yang menyembul keluar timbun / uruk sekitar 10cm.
Lakukan pengurukan ini berulang- ulang seiring pertumbuhan jahe hingga usia sekitar 8 bulan atau sampai karung / polibeg / keranjang terisi penuh dengan tanah urukan.

Dengan teknik penumbuhan seperti ini kita akan mendapatkan hasil yang lumayan melimpah, karung / polibag / keranjang kita akan terisi penuh dengan rimpang jahe.
bahkan ada salah satu mitra HCS yang panen jahe satu karung / polibag / keranjang berisi 20 kg jahe wooww .... dahsyat bukan ...???.
Jika langkah-langkah diatas sudah kita lalui selama 8-10 bulan, sudah saatnya jahe kita siap dipanen .

 
Gajian TIAP BULAN.
Banyak orang beranggapan "bertani itu tidak bisa memberi penghasilan tiap bulannya", Bertani hanya memberi penghasilan pas pada waktu panen saja. Menurut saya anggapan ini 100% salah, buang jauh2 tuh anggapan seperti itu.
Bagaimana cara memiliki penghasilan tiap bulannya dari bertani disini kita akan membahasnya.
Ya salah satunya dengan cara menanam jahe dengan media karung / glangsing / polibag.
Caranya tiap bulannya kita musti tanam jahe ya misal 20-40 polibag / karung. Jadi diawal tiap bulannya kita tanam jahe. Contoh misal bulan january minggu awal kita tanam 40 polibag / karung jahe, maka bulan february di minggu awal berikutnya kita tanam lagi 40 polibag / karung, begitu juga bulan maret dan bulan-bulan berikutnya.

Kalau tanam terus kapan panennya hehe ..??
Biasanya jahe sudah bisa dipanen di usia 8-10 bulan, lebih baik kwalitasnya jika panen di usia 10 bulan saja supaya jahe matang tua sempurna. Jadi untuk jahe yang kita tanam di bulan january kita panennya di bulan november awal, bulan february panen di bulan desember, maret panen di january, begitu seterusnya sehingga mulai bulan november sampai kedepan kita akan memiliki penghasilan tiap bulannya dari hasil bertani.
Untuk skema tanam dan waktu panen bisa dilihat dari tabel di bawah ini.

Waktu Tanam Jumlah Tanam Waktu Panen
January 40 karung November
February 40 Karung Desember
Maret 40 Karung January
April 40 karung February
Mei 40 karung Maret
Juny 40 karung April
July 40 karung Mey
agustus 40 karung Juny
September 40 karung July
Oktober 40 karung Agustus
November 40 karung September
Desember 40 karung Oktober

Hitung-hitunganya gimana? berapa rupiah yang kemungkinan bisa kita hasilkan tiap bulan. Modal Tiap bulannya: Bibit jahe 40 rimpang x Rp.1.000, - Rp.40.000 ===> (sekitar 1,5 - 2 kg jahe) Polibag / karung 40 x Rp.1.500 Rp .60.000 Pupuk SOT dan Phefoc Rp.70.000

TOTAL Rp.170.000, -

Hasil tiap bulannya:
Tanam jahe media karung dengan pola HCS bisa menghasilkan 10-20kg tiap polibag / karungnya. Tapi disini kita ambil contoh hasil terendah saja misalkan saja 1 polibag / karung menghasilkan 5 kg jahe dan harga jual per kilo jahe Rp.15.000. Maka: 40 karung x 5kg 200kg 200kg x Rp.15.000

Rp.3.000.000

Jadi bisa kita ketahui nantinya mulai bulan november sampai terus kedepan kita akan mendapat penghasilan Rp. 3.000.000. hasil ini bisa lebih jika hasil panen kita bisa maksimal dan harga jual jahe naik.
Semoga saja artikel ini bermanfaat.
Bagaimana .. Siap Menerima Tantangan ...???
GO .... SUCCESS ...!!!
Amin..... ya robbal alamin.

4 komentar:

  1. UNTUK DAERAH YANG BERSUHU PANAS SEPERTI DI SURABAYA SEBAIKNYA MENGGUNAKAN PARANET DOUBLE UNTUK MEREDUKSI PANAS LINGKUNGAN.UNTUK YANG MASIH KESUSAHAN CARI PARANET BISA MENGHUBUNGI SAYA DI 081343236243 ATAU KUNJUNGI BLOK SAYA DI http//www.mitraorganikindonesia.blogspot.com

    BalasHapus
  2. untuk pemesanan bibit daerah surabaya alamatnya dimana?
    dan untunk penjualan hasil panen di jual kemana? trimakasiih

    BalasHapus
  3. hehehhe asyk juga nich.. bolehlah coba2.. cari kegiatan daripada nganggur..
    di demak cari bibitnya kemana ya? yg ada sms 085868249781, ty admin

    BalasHapus
  4. Saya lagi cari bibit di daerah bandung?ada yang tau gak? Thanks

    BalasHapus