Jumat, 21 Juni 2013

Pupuk cair dari urine hewan ternak

PUPUK CAIR DARI URINE HEWAN TERNAK ....DENGAN POLA HCS

Pemanfaatan Urine hewan ternak memang sudah biasa dilakukan selain bersifat organik ( berdasarkan pakan minum ) juga menyajikan unsur ekonomis.
Kandungan nutrisi dari mineral terlarut urine apabila diolah dengan benar, dan dengan bahan dasar/ pakan ternak yang benar ternyata dapat menjadi komoditi yang luar biasa untuk meningkatkan hasil pertanian dan perkebunan.

Bahan :

1. 5liter urine Sapi/kambing yang telah memakai pola HCS/fermentasi.
2. 4-5tutup (+-50ml) SOT ( tutup hijau ).
3. 1sdm Gula yang diencerkan.

Semua bahan dicampur dengan cara diaduk.
Tutup/Fermentasikan selama 1x24jam ( 1hari ).

Pemakaian

SEMPROT
Hasil fermentasi dengan dosis apabila :

Urine Kelinci 2gelas Aqua
Urine Kambing 6gelas Aqua atau perbandingan 1:3:6
Urine Sapi 12gelas Aqua

1gelas Aqua = 250ml

Hasil Fermentasi sesuai dosis perbandingan diatas dimasukkan ke Tangki ( +-14L ).
Tambahkan 8tutup SOT ( tutup Hijau ).
Tambahkan air hingga tangki semprot penuh.
Biarkan 5 - 10menit.
Semprotkan ke tanaman anda secara merata pada bagian daun ( INGAT : stomata terletak pada bag. belakang daun/bag. yang lebih cerah ). 1minggu sekali.

KOCOR/TETES
Hasil fermentasi langsung dikocor pada bagian akar dengan dosis:

- Tanaman Kecil ( tomat, lombok, mentimun, pare, kacang, dll )
Kocor pada bagian akar 1/4 gelas Aqua ( +- 62,5ml ).

- Tanaman Besar ( mangga, jambu, belimbing, asem, klengkeng, dll )
Kocor pada bagian akar 1-2gelas Aqua ( +- 250 - 500ml ).

Ukuran diatas menggunakan Urine Kambing, untuk urine ternak lain silahkan melihat perbandinganya. Dikocorkan pada area akar 1minggu sekali.

Ingin hasilnya lebih dasyat?

Pastikan Lahan diolah dengan pemberian BOKASI. . .
demikian cara membuat pupuk dari urine hewan ternak semoga bermanfaat
(sumber: pelatihan dasar hcs)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar